Apakah Anda sedang mencari usaha yang bisa dijalankan dari rumah dengan modal terjangkau, tapi tetap punya potensi untung besar? Modal Awal Usaha Jual Bakso Rumahan untuk Anda. Bakso sudah lama jadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Dari anak-anak sampai orang dewasa, hampir semua suka bakso.
Usaha bakso memang tidak ada matinya. Dari dulu hingga sekarang, bakso tetap jadi makanan favorit banyak orang. Peminat dari kuliner ini sangatlah banyak sampai sekarang. Nah, bagi Anda yang ingin punya usaha dari rumah tanpa harus menyewa tempat, usaha jual bakso rumahan adalah pilihan yang tepat.
Modal Awal Usaha Jual Bakso Rumahan untuk Pemula
1. Peralatan Produksi

Langkah pertama yang perlu dipikirkan adalah alat-alat yang akan digunakan untuk membuat bakso. Jika Anda ingin hasil yang bagus dan proses produksi berjalan lebih cepat, maka sebaiknya Anda memiliki peralatan yang memadai. Peralatan dasar seperti kompor gas, tabung LPG, dan panci besar wajib disiapkan.
Jika Anda belum punya, setidaknya Anda perlu membeli satu set kompor lengkap dengan tabung dan regulator.Selain itu, Anda juga butuh alat untuk menggiling daging. Anda bisa menggunakan blender, tetapi hasilnya kadang kurang maksimal. Agar tekstur bakso halus dan adonan tercampur merata, sebaiknya gunakan mesin bakso yang berkualitas.
Beberapa alat lain yang juga penting termasuk baskom besar untuk mencampur adonan, cetakan bakso, sendok sayur, dan alat peniris. Untuk usaha skala rumahan, peralatan ini sudah cukup untuk memulai produksi.Tak kalah penting, Anda juga memerlukan cetakan bakso atau sendok bulat khusus agar bentuk bakso seragam dan menarik.
Meskipun bisa juga dicetak manual menggunakan sendok biasa atau tangan, namun dengan cetakan khusus hasilnya akan lebih rapi dan profesional.
2.Bahan Baku Awal

Setelah alat siap, Anda perlu menyiapkan bahan-bahan untuk membuat bakso. Bahan utama tentu saja daging sapi atau ayam. Pilih daging yang segar, tidak berbau, dan belum dibekukan berulang kali.Menggunakan daging segar dalam pembuatan bakso biasanya menghasilkan tekstur kenyal serta cita rasa yang nikmat.
Tepung tapioka dibutuhkan sebagai bahan tambahan untuk membuat tekstur bakso menjadi kenyal. Jangan lupa masukkan bumbu seperti bawang putih, lada, garam, dan penyedap, serta gunakan es batu supaya adonan tetap dingin selama proses pencampuran. Dan jangan lupakan bahan untuk membuat kuah baksonya.
Semua bahan ini bisa dibeli di pasar atau toko kelontong terdekat dengan harga yang cukup terjangkau. Cukup menyediakan dana sekitar dua ratus ribu rupiah untuk bahan, Anda sudah bisa membuat sekitar 100 sampai 150 bakso ukuran sedang. Jumlah bakso yang dihasilkan cukup untuk dibagi menjadi beberapa porsi, atau dijual dalam kemasan beku berisi 10 sampai 15 butir.
3. Biaya Operasional Harian

Meskipun usaha ini dilakukan dari rumah, tetap ada biaya harian yang perlu Anda perhitungkan. Misalnya, biaya gas untuk memasak, listrik untuk mengoperasikan mesin atau menyimpan bakso di kulkas, serta biaya air bersih untuk mencuci peralatan dan menjaga kebersihan dapur.
Biaya ini mungkin terlihat kecil, tapi dalam jangka panjang perlu diperhitungkan agar Anda tahu berapa keuntungan bersih yang Anda dapatkan.Selain itu, jika Anda menerima pesanan online atau lewat WhatsApp, Anda juga perlu menyiapkan biaya untuk pengiriman. Bisa menggunakan jasa kurir lokal, ojek online, atau bahkan Anda antar sendiri.
Jika dijumlahkan secara kasar, modal awal untuk memulai usaha jual bakso rumahan sebenarnya tidak terlalu besar. Untuk peralatan dasar seperti mesin giling, panci, kompor, dan perlengkapan dapur lainnya, Anda mungkin butuh sekitar 1,5 juta hingga 3 juta rupiah tergantung jenis dan kualitas barang yang dibeli.
